Spikdi
A2–B10:46
A2–B10:46
I had to present a proposal to a client yesterday.
Kemarin saya harus mempresentasikan proposal ke klien.
The price was higher than their usual budget.
Harganya lebih tinggi dari anggaran biasa mereka.
So I thought about how to frame it.
Jadi saya pikir tentang cara membingkainya.
I started by talking about the value.
Saya mulai dengan membicarakan nilainya.
I said, 'The way I would frame it is...'
Saya bilang, 'Cara saya membingkainya adalah...'
Then I explained what they get for that price.
Lalu saya jelaskan apa yang mereka dapatkan dengan harga itu.
I said, 'What you get for that is...'
Saya bilang, 'Apa yang Anda dapatkan adalah...'
I listed the benefits clearly.
Saya sebutkan manfaatnya dengan jelas.
Then I added a fact about other clients.
Lalu saya tambahkan fakta tentang klien lain.
I said, 'Most teams find it pays for itself when...'
Saya bilang, 'Kebanyakan tim merasa ini membayar sendiri ketika...'
I gave an example of savings over time.
Saya beri contoh penghematan seiring waktu.
The client nodded and seemed interested.
Klien mengangguk dan tampak tertarik.
Presenting a Proposal and Framing the Price Around Value
by @adi_talks