Spikdi
B10:47
B10:47
I remember my first English conversation with a stranger.
Aku ingat percakapan Inggris pertamaku dengan orang asing.
It was at a small café near my campus.
Itu di sebuah kafe kecil dekat kampusku.
My hands were shaking as I ordered coffee.
Tanganku gemetar saat memesan kopi.
The barista smiled and asked my name.
Barista itu tersenyum dan menanyakan namaku.
I said, 'I'm Rina,' with a shaky voice.
Aku berkata, 'Aku Rina,' dengan suara gemetar.
She replied, 'Nice to meet you, Rina.'
Dia menjawab, 'Senang bertemu denganmu, Rina.'
That simple exchange felt like a big win.
Pertukaran sederhana itu terasa seperti kemenangan besar.
I realized I could say something real.
Aku sadar aku bisa mengatakan sesuatu yang nyata.
Every word I spoke built a small bridge.
Setiap kata yang kuucapkan membangun jembatan kecil.
Now I talk to strangers in English often.
Sekarang aku sering berbicara dengan orang asing dalam bahasa Inggris.
Each conversation is a step forward.
Setiap percakapan adalah langkah maju.
I am not perfect, but I am braver.
Aku tidak sempurna, tapi aku lebih berani.
The First 'Hello' to a Stranger
by @sari07